Allah saja cemburu saat diri ini terlalu cinta dengan makhlukNya terlalu berlebihan.
Cinta diri ini kepada Allah tak sebanding dengan cinta-Nya kepada manusia.
Dia beri semua yang diri ini pinta, bahkan tak dipinta pun Dia berikan.
Tapi, diri malah terlalu mencintai ciptaanNya melebihi cinta kepadaNya.
Jahatnya diri ini...
Diuji diri ini dengan cobaan mengeluh, marah, merasa paling buruk, menangis bahkan merasa bahwa Allah tak adil.
Diuji diri ini dengan nikmat yang tak terkira, diri ini lupa untuk bersyukur dan menganggap bahwa hal ini terjadi karena diri sendiri bukan atas bantuan Allah.
Tapi Allah sangat menyayangi diri ini, Allah tak pernah melupakan diri ini ketika diri ini meminta dan memohon kepadaNya.
Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Cinta diri ini tak setulus cinta Rasul kepada Allah.
Diri ini terlalu mengumbar cinta yang ternyata bukan cinta suci, akan tetapi cinta nafsu belaka.
Begitu mudahnya manusia mengucapkan kata "CINTA". Tanpa ada pembuktian cintanya.
Masih adakah cinta tulus di hati insan manusia?
Jika engkau mencintanya maka engkau akan selalu menjaganya bukan melukainya.
Seperti Allah yang selalu menjadi makhlukNya sekalipun makhlukNya masih sering lalai terhadap perintahNya.
Ketika Allah cemburu kepada makhlukNya maka Allah akan berikan sentuhan-sentuhan kecil untuk makhlukNya.
Agar makhlukNya kembali memohon dan meminta hanya kepada Allah.
Dialah Maha Penggantungan segalaNya.
Tak akan pernah kecewa jika semua diserahkan kepada Allah
_zulie_
Komentar
Posting Komentar